Posts

Semangat

Coba semangat Aku bisa kan? Pasti bisa kan? Aku pasti bisa kaaaan? 2025 aku pasti bahagia kan? Pasti kan Tuhan?

Capek

Capek ya Allah Bener bener capek Gatau harus gimana lagi Gatau harus percaya siapa lagi Liat anak² rasanya sedih Aku mesti ngikutin jalan yang mana? Muak sekaliiii Muak dengan hidup ini Benar benar semuak itu Aku mesti gimanaa? Harus doa apalagi? Capek banget jalanin hidup Why hidupku harus seberat ini Apa salahkuu? Aku dosa apaa? Hariku semakin berat Semakin dijalani semakin ada aja cobaan Aku mesti gimanaaaa????!!!!!!!!!!!! Ya Tuhan!!! Aku benar benar butuh kuasaMu Keluar dari masalah ini Sesakit ini hatiku Menjalani hari yang gatau besok akan ada apalagi Aku harus percaya keluarga apa suamiku? Aku benar benar dititik yang gatau harus gimana dan percaya siapa Beraaatt Beraaaatttt Rasanya seperti dihantam batu besar setiap harinya Hati ini rasanya sakit Benar benar sakit Harus mengasuh 2 anak, tanpa punya pekerjaan, walaupun hidup dirumah orang tua tp mentalku hancur Aku gatau lg mesti hadapin keluarga besar gimana? Rasanya ingin menghilang ditelan bumi

Pindahin Sekolah Anak dari Kota ke Kampung

Memindahkan anak dari sekolah SD swasta yang terbilang (mahal) dengan fasilitas dan pengajaran yang bagus ke sekolah MI di kampung yang kecil, biasa dengan fasilitas seadanya, pun dengan pengajar yang hanya beberapa tentu tidaklah mudah. Lagi lagi, 2024 ini memang tahun yang sangat berat buat keluarga kami. Ekonomi kita benar² diuji, sampai kami tidak mampu lagi membayar SPP anak sebesar 800rb perbulan. Mungkin bagi sebagian orang, uang tersebut hanyalah uang sedikit. Tapi tidak bagi kami yang sedang dilanda krisis dan menghidupi 2 orang anak di kota. Sebagai gambaran, anak kami tadinya sekolah di SD swasta islam yang cukup terkenal dengan batik hijaunya. Dengan uang masuk saat itu hampir 12jt, spp awal 680rb. Daftar ulang pertahun naik, spp juga naik (seperti sekolah swasta pada umumnya). Dengan fasilitas sekolah yang bagus, ruangan ber AC, pendidik perkelas 2 orang, makan siang dan berbagai benefit lain yang kami rasa sangat worth it. Awalnya karena ekonomi mencukupi, kami pikir akan...

2024 penuh tangis

 Tahun 2024 benar benar overwhealming bagi keluarga kami. Hari demi hari terasa berat kami jalani. Tangis pun lebih banyak daripada bahagia. Ada satu bulan dimana aku nangis hampir tiap hari. Rasanya kami sudah hidup apa adanya, berada dijalan yang lurus, bekerja dengan benar tp ada saja orang yg mendzolimi kami dan cobaan silih berganti. Mungkin ini teguran dari Allah, mungkin juga kami banyak dosa dimasa lalu sehingga ingin dibersihkan didunia atau mungkin Allah ingin kami lebih dekat dengan Nya. Keluar dari satu masalah, bertemu lagi masalah yang lebih besar. Itulah hidup kami di 2024 ini. Hari demi hari rasanya cepat sekali, tidur tidak nyenyak, bangun² kepala berat. Pernah satu hari mengeluh "ya Allah berat banget, aku capek nangis terus, tiap hari nangis, cukup ya Allah aku capek nangis terus" setelah itu pasrah. "Ya Allah aku pasrah, aku ikutin aja jalan Mu ya Allah" Suami tiap hari optimis bahwa masalah ini pasti ada ujungnya dan kami akan segera menemukan j...

End of 2024

 Satu tahun ini rasanya berat sekali menjalani hidup. Masalah menumpuk jadi satu diakhir tahun, yang ngga tau mesti diselesain yang mana dulu. Pengin nulis disini buat kenang²an suatu saat nanti. Semoga aku dan keluarga bisa menyelesaikan problem yang rumit ini, biar bisa dibaca sambil senyum² ketika hidup kita sudah bahagia. Awal tahun suami mencoba menjalankan bisnis propertynya dengan menggandeng orang yang punya lahan besar, untuk dijadikan kavling perumahan dengan pengalaman suami, kami optimis bisa menjalankan bisnis ini sampai akhir dan sukses. Desain rumah, surat perjanjian dgn pemilik tanah dinotaris, dan segala macamnya sudah dipersiapkan dengan bantuan uang 100jt dari saudara. Namun perijinan belum selesai sepenuhnya sehingga suami belum mau memasarkan, karna takut suatu saat nanti ada masalah dibelakang. Karena mau bangun kavling rumah otomatis ada uang yg harus diberi ke warga sekitar. Suami dipinjami lagi 25jt oleh saudara. Memanglah kita orang yang nekat, ngga punya ...

Galaunya Lihat Si Kecil Batuk

Batuk pilek memang hal yang lumrah terjadi pada setiap orang, tetapi akan sangat mengkhawatirkan bila batuk pilek ini terjadi pada buah hati kita. Belum lama ini, Cio diserang batuk pilek karna ketularan kakek dan sepupunya, disamping itu juga karena perubahan cuaca yang cukup ekstrem dari musim panas ke musim hujan sehingga membuat virus mudah sekali masuk ke tubuhnya. Kegalauan pun melanda, sebagai orang tua saya dibuat pusing bagaimana caranya mengobati si kecil tanpa bantuan obat dari dokter, karena kasihan sekali jika melihat bayi harus minum obat obatan kimia. Bagi saya dokter adalah alternatif paling terakhir jika sikecil tak kunjung sembuh dalam kurun waktu 2 minggu. Hal pertama yang saya lakukan adalah searching di internet dan baca di beberapa forum tentang bagaimana mengobati bayi dibawah 6 bulan jika terkena bapil, kebetulan pada saat itu Cio baru berumur 2 bulan. Dari informasi yang saya dapat, batuk pilek adalah bentuk reaksi tubuh terhadap virus yang masuk sehingga...